
loading…
PT Indo Artha Multitek memperluas penetrasi bisnis di sektor teknologi kesehatan dan transformasi digital dengan membidik ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. FOTO/dok.SindoNews
“Kami melihat pengelolaan haji ke depan harus semakin memanfaatkan teknologi informasi. Tanpa digitalisasi, akan sulit mengikuti perkembangan kebutuhan layanan yang semakin kompleks. Karena itu kami menghadirkan berbagai solusi, mulai dari teknologi kesehatan, sistem pelacakan jamaah (tracking), hingga pengelolaan data yang lebih efisien,” ujar Direktur Utama Indo Artha Multitek di sela-sela pameran dikutip Minggu (28/6/2026).
Baca Juga: 135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Dia menilai kebutuhan digitalisasi layanan haji merupakan peluang pengembangan bisnis yang menjanjikan, sekaligus menjadi bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah. Salah satu produk andalan yang siap dipasarkan adalah perangkat body analyzer berbasis teknologi Korea yang kini telah memasuki tahap produksi massal.
Perangkat tersebut berfungsi sebagai instrumen skrining kesehatan calon jamaah secara cepat sebelum keberangkatan. “Melalui alat ini, kondisi kesehatan calon jamaah dapat dideteksi lebih awal guna membantu proses persiapan ibadah,” kata dia.
Selain untuk ekosistem haji, emiten teknologi ini juga memproyeksikan perluasan pasar perangkat tersebut ke berbagai sektor produktif lain, seperti fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, pusat kebugaran, hingga area layanan publik seperti bandara.