Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan



loading…

Danone Indonesia bersama B Lab dan B Market Builder (BMB) South East Asia menyelenggarakan diskusi multipihak bertajuk Site Visit Asia B Corp Summit 2026 di Jakarta. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Danone Indonesia bersama B Lab dan B Market Builder (BMB) South East Asia menyelenggarakan diskusi multipihak bertajuk Site Visit Asia B Corp Summit 2026 di Jakarta. Forum strategis ini dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan organisasi untuk mempercepat adopsi praktik bisnis berkelanjutan demi mendukung target Indonesia Emas 2045.

“SDGs akan tercapai apabila pemerintah, dunia usaha, filantropi, akademisi, masyarakat sipil, dan media bergerak bersama dalam satu arah, menciptakan nilai ekonomi sekaligus memperkuat kualitas hidup, lingkungan, dan tata kelola,” kata Deputi Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).

Pungkas menegaskan bahwa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) telah diintegrasikan ke dalam arah pembangunan nasional. Kehadiran komunitas global B Corp diharapkan mampu memperkuat komitmen kolektif untuk menjadikan bisnis sebagai kekuatan kebaikan, di mana sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan pemantik perubahan yang inklusif, berkelanjutan, dan bermartabat.

Baca Juga: Warga Kuala Simpang Sambut Bantuan MNC Peduli, iNews Media Group, dan Danone

Senada dengan hal itu, Board Member and Co-Founder of B Lab Bart Houlahan menjelaskan bahwa gerakan B Corp berupaya mendorong transformasi sistem ekonomi global yang bertanggung jawab. Tantangan besar seperti perubahan iklim dan kesenjangan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu entitas saja, sehingga perusahaan dituntut untuk saling belajar, berkolaborasi, dan meningkatkan standar operasionalnya.

Dari perspektif dunia usaha domestik, Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani memaparkan bahwa praktik keberlanjutan kini telah bergeser menjadi penentu daya saing korporasi di pasar global. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi fondasi krusial agar pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial serta lingkungan.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *