
loading…
Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan menembus level USD80.000 pada Selasa (5/5/2026). FOTO/iStock
“Bitcoin saat ini berada dalam posisi yang unik karena mendapatkan dorongan dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, ia bergerak mengikuti sentimen pasar global, namun di sisi lain juga mulai dipertimbangkan sebagai alternatif di tengah ketidakpastian geopolitik,” ujar Vice President Indodax Antony Kusuma seperti dikutip, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga: Bitcoin Rebound Dekati USD79.500, Momentum Positif di Tengah Gejolak Geopolitik
Dalam satu hari perdagangan, arus masuk dana ke ETF Bitcoin tercatat mencapai sekitar USD625 juta. Selain itu, volume perdagangan harian Bitcoin juga melonjak hingga sekitar USD48 miliar, mencerminkan meningkatnya aktivitas pasar.
Penguatan ini turut dipengaruhi oleh meningkatnya minat terhadap aset berisiko di tengah membaiknya likuiditas pasar kripto. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global mendorong investor mencari alternatif aset di luar sistem keuangan tradisional.
Data CoinMarketCap menunjukkan total aset dalam ETF Bitcoin kini berada di kisaran USD105 miliar. Hal ini mencerminkan meningkatnya partisipasi investor institusional yang menjadi salah satu penopang utama pergerakan harga.