
loading…
Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi baru terhadap sejumlah entitas China yang dituduh terlibat dalam perdagangan minyak Iran. FOTO/Aljazeera
Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Fu Cong menegaskan tidak ada negara yang seharusnya menggunakan tekanan politik dan ekonomi terhadap negara lain demi kepentingannya sendiri.
“Tidak boleh ada negara yang terus melakukan praktik intimidasi dan pemaksaan terhadap negara lain,” kata Fu Cong dalam pengarahan pers di Markas Besar PBB, baru-baru ini.
Baca Juga: Daftar Negara yang Keluar dari OPEC dalam Tujuh Tahun Terakhir
Departemen Luar Negeri AS sebelumnya memasukkan Qingdao Haiye Oil Terminal Co., Ltd., operator terminal minyak di Provinsi Shandong, ke dalam daftar hitam. Perusahaan itu dituduh mengimpor puluhan juta barel minyak mentah Iran yang telah dikenai sanksi sejak Februari 2025.