
loading…
Presiden Xi Jinping sedang menghadapi kritik terselubung dari media resmi militer China. Foto/gov.cn
Mengutip dari Mekong News, Jumat (29/8/2025), Biro Politik Komite Sentral PKC baru-baru ini menekankan perlunya menghidupkan kembali lembaga-lembaga di bawah struktur Komite Sentral. Langkah ini muncul bersamaan dengan empat artikel di PLA Daily, koran resmi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), yang menekankan kepemimpinan kolektif dan demokrasi internal dalam pengambilan keputusan.
Empat artikel tersebut secara halus mengkritik prinsip sentralisasi kekuasaan yang selama ini menjadi ciri khas Xi.
Baca Juga: Puluhan Komandan Militer China Dipecat, Xi Jinping Konsolidasikan Kekuatan Jelang 2027
Tekanan ini terjadi di tengah situasi domestik yang menantang. Ekonomi China terus melambat dengan pertumbuhan hanya sekitar lima persen, jauh dari dua digit pada dekade lalu. Sektor properti yang selama ini menjadi motor utama ekonomi mengalami krisis serius, sementara perang tarif dengan Amerika Serikat terus menekan dunia usaha.
Xi sendiri memimpin rapat Politburo yang meninjau kinerja berbagai komisi dan lembaga di bawah Komite Sentral. Media pemerintah; Xinhua, melaporkan bahwa rapat menekankan agar lembaga-lembaga tersebut mengambil peran lebih aktif dalam koordinasi kebijakan besar dan tidak mengambil alih fungsi lain.
Bagi pengamat, bahasa halus ini adalah sinyal bahwa partai sedang memperingatkan Xi untuk tidak terlalu memonopoli kekuasaan.