
loading…
Drone-drone Ukraina serang 21 kapal tanker minyak Rusia dan tujuh kapal lainnya di Laut Azov. Foto/Telegram/Robert Brovdi
Komandan Pasukan Sistem Nirawak Ukraina, Robert Brovdi, mengatakan drone-drone Kyiv berhasil menghantam 21 kapal tanker minyak, empat kapal tunda, dua kapal kargo kering, dan satu kapal khusus milik Rusia. Dia mencatat 73 serangan sukses selama operasi tersebut.
Baca Juga: Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
“Armada kapal tanker bayangan terlihat menyusut,” tulis Brovdi di Telegram. “Tampaknya lalu lintas melalui Selat Kerch telah dihentikan,” paparnya, seperti dikutip Kyiv Independent, Minggu (12/7/2026).
Staf Umum Militer Ukraina mengatakan kapal-kapal tanker minyak tersebut telah digunakan untuk mengangkut minyak dan produk minyak bumi sambil menghindari sanksi internasional. “[Mereka] menyediakan dana untuk membiayai agresi bersenjata terhadap Ukraina,” kata Staf Umum dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan itu menambahkan bahwa kapal tunda, kapal kargo kering, dan kapal khusus tersebut mendukung logistik militer Rusia, transportasi kargo, dan infrastruktur pelabuhan. “Besarnya kerusakan dan hasil serangan sedang diklarifikasi,” imbuh Staf Umum.
Rusia belum berkomentar atas serangan terhadap kapal-kapal tanker minyaknya.
Brovdi juga mengatakan pasukan Ukraina menyerang 53 target militer di Crimea dan wilayah selatan yang dikuasai Rusia, termasuk aset Angkatan Laut dan infrastruktur energi, sebagai bagian dari kampanye “Pemutusan Pasokan Listrik Crimea” yang sedang berlangsung.