Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS



loading…

Sistem rudal Typhon dapat menembakkan rudal Tomahawk AS yang dapat membawa hulu ledak nuklir. Rusia sebut Australia bisa menjadi markas senjata nuklir AS. Foto/US Army

JAKARTA – Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergey Shoigu telah memperingatkan bahwa negara tetangga Indonesia, Australia, dapat menjadi tuan rumah senjata nuklir Amerika Serikat (AS) suatu saat nanti.

Menurutnya, Washington juga mengincar Jepang dan Korea Selatan sebagai opsi penempatan senjata pemusnah massal tersebut. Peringatan ini disampaikan dalam pertemuan Rusia-ASEAN pada hari Rabu.

Baca Juga: Gawat, Konflik AS dan China atas Taiwan Berisiko Memicu Eskalasi Nuklir

Militer AS dapat mengerahkan sistem rudal Typhon di Jepang barat daya untuk latihan gabungan Valiant Shield dan Orient Shield paling cepat bulan depan. Sistem rudal ini dirancang khusus untuk menembakkan rudal Tomahawk yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Kedutaan Besar Jepang di Moskow menyatakan bahwa sistem Typhon akan disimpan di pangkalan AS di Jepang setelah latihan tersebut, dan mengeklaim bahwa hal ini tidak sama dengan penempatan permanen.

“Jepang dan Republik Korea sedang bersiap untuk menampung senjata nuklir Amerika di wilayah mereka,” kata Shoigu dalam forum tersebut, yang dilansir Russia Today, Kamis (28/5/2026).

“Senjata semacam itu juga dapat berakhir di wilayah Australia karena partisipasinya dalam kemitraan AUKUS,” ujarnya.

Canberra bergabung dengan pakta keamanan AUKUS bersama AS dan Inggris pada tahun 2021. Berdasarkan kesepakatan tersebut, AS setuju untuk menyediakan Angkatan Laut Australia dengan teknologi nuklir yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mengoperasikan kapal selam kelas Virginia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *