
loading…
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/anadolu
Khamenei mengatakan Iran “membuat rezim Zionis tak berdaya di bawah pukulan dahsyatnya” selama apa yang ia gambarkan sebagai perang paksa kedua. Dia menyebutnya sebagai “tamparan keras” bagi Amerika Serikat (AS).
Dia menegaskan, musim Haji tahun ini memberikan seruan untuk menolak AS dan Israel semakin penting dan “Matilah Amerika” serta “Matilah Israel” akan menjadi “slogan yang dominan di kalangan umat Islam”.
Khamenei juga mengatakan, “Masa depan adalah milik umat Islam dan peradaban Islam baru.”
Sementara itu, akar krisis saat ini di Timur Tengah sebagian disebabkan oleh faktor-faktor seperti Perdana Menteri Israel Netanyahu. “Dia sendiri yang merekayasa perang ini,” kata Yossi Mekelberg, peneliti di lembaga think-tank Chatham House di London.