
loading…
Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu
Araghchi menjelaskan langkah-langkah terbaru yang diambil Iran untuk menghentikan perang di kawasan tersebut. Kabar itu dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim, mengutip pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Ia menekankan “kebijakan prinsip Iran untuk mendukung perlawanan sah rakyat di kawasan tersebut, khususnya di Palestina dan Lebanon, terhadap pendudukan dan serangan entitas Zionis,” yang berarti Israel.
Sementara itu, al-Hayya memuji sikap delegasi negosiasi Iran yang menekankan penghentian perang secara serentak di semua front regional, dan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Iran yang teguh terhadap perjuangan sah rakyat Palestina.
Ia memberikan informasi terkini tentang situasi di Palestina yang diduduki, khususnya Jalur Gaza, di tengah agresi, pendudukan, dan penghambatan gencatan senjata yang terus berlanjut oleh Israel.
Perang genosida Israel selama dua tahun di Gaza yang dimulai pada Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut data Palestina.
Meskipun gencatan senjata mulai berlaku Oktober lalu, tentara Israel sejak itu telah membunuh 932 warga Palestina dan melukai 2.859 orang dalam serangan yang hampir setiap hari terjadi, menurut Kantor Media Gaza.