
loading…
Iran luncurkan gelombang kedua serangan rudal ke Israel pada Senin (8/6/2026). Foto/Telegram/Israel Fire and Rescue
Iran meluncurkan gelombang kedua serangan tak lama setelah kelompok Houthi Yaman menembakkan rudal ke negara Yahudi tersebut. Gelombang pertama serangan Teheran telah diluncurkan pada Minggu malam.
Baca Juga: Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Mengutip laporan The Jerusalem Post, sebuah lingkungan di Israel tengah terkena serangan. Tiga rumah rusak, namun tak diungkap apakah ada korban jiwa dalam serangan Iran.
Pusat Medis Galilea di Nahariya dan Pusat Medis Tzafon di Poriya telah beralih ke protokol darurat, memindahkan operasi mereka ke bawah tanah dan ke ruang terlindungi. Itu sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan dan Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel.
“Kami siap memberikan respons medis terbaik dan teraman kepada penduduk utara, dan kami akan terus melakukannya dalam skenario dan situasi apa pun,” kata Direktur Pusat Medis Galilea, Masad Barhoum.
Sementara itu, Kepala Staf Militer Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir dan para perwira militer senior dilaporkan berlindung di bunker Angkatan Udara Israel. Menurut IDF, jenderal tertinggi Zionis berada di bunker tersebut untuk mengatur dan memimpin serangan.
“IDF siaga dan siap untuk terus bertindak di semua front melawan mereka yang mengancam Negara Israel,” imbuh IDF.