
loading…
Sentrifugal di fasilitas nuklir Iran. Foto/irna
Gagasan ini diangkat sebagai bagian dari proposal perdamaian terbaru yang dikirim Teheran ke Amerika Serikat (AS) melalui Pakistan, kata media tersebut pada hari Senin, mengutip dokumen bocor yang telah diperolehnya.
Pembicaraan tidak langsung antara kedua pihak yang dimediasi Islamabad telah terhenti sejak gencatan senjata ditetapkan pada awal April.
Hal itu menyusul permusuhan selama sebulan yang diprakarsai AS dan Israel terhadap Republik Islam pada akhir Februari.
Baik Washington maupun Teheran sejak itu berulang kali mengajukan proposal untuk mengakhiri konflik sambil menolak tuntutan satu sama lain.
Menurut laporan tersebut, Iran diduga siap membekukan program nuklirnya untuk jangka waktu yang lama tetapi hanya dengan syarat bahwa uranium yang diperkaya tinggi akan dipindahkan ke Rusia, bukan ke AS. Teheran masih menolak membongkar program nuklirnya sepenuhnya, tambah Al Hadath.