
loading…
Stasiun luar angkasa Tiangong China. Foto/wikipedia
Misi Shenzhou-22 awalnya direncanakan akan berawak dan lepas landas pada tahun 2026.
Namun, peluncuran dimajukan setelah puing-puing merusak Shenzhou-20, yang saat ini terpasang di stasiun Tiangong, sehingga tidak aman untuk membawa manusia ke Bumi.
Hal itu mengganggu pergantian awak terakhir di stasiun luar angkasa China yang berawak permanen pada bulan November.
Karena tidak dapat terbang pulang dengan Shenzhou-20, ketiga taikonaut China tersebut – sebutan untuk astronot China – yang tiba pada bulan April untuk tinggal selama enam bulan terpaksa menggunakan Shenzhou-21 untuk kembali ke Bumi.
Hal ini membuat ketiga astronaut yang saat ini berada di Tiangong tidak memiliki wahana yang layak terbang untuk memulangkan mereka jika terjadi keadaan darurat.
Shenzhou-22 tanpa awak akan mengisi kekosongan tersebut.