Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman


loading…

Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) mengusulkan skema pengelolaan hybrid untuk proyek gas South Andaman. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) mengusulkan skema pengelolaan hybrid untuk proyek gas South Andaman sebagai jalan tengah antara kepentingan investor dan kebutuhan pembangunan ekonomi Aceh. Skema tersebut dinilai mampu mempercepat investasi sekaligus memastikan manfaat ekonomi proyek dapat dirasakan masyarakat setempat.

“Investor dipermudah, pemerintah pusat tidak dirugikan, dan masyarakat Aceh juga tetap mendapatkan benefit jangka panjang,” ujar Ketua Umum Asprindo Jose Rizal seperti dikutip, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga: Perusahaan Abu Dhabi Temukan Ladang Gas Terbesar di Perairan Andaman, Potensinya 10 TCF Lebih

Menurut Jose, saat ini Plan of Development (POD) South Andaman masih menunggu keputusan pemerintah. Di satu sisi, operator blok mengusulkan seluruh gas diproses di laut melalui fasilitas Floating Production Storage Offloading (FPSO), sementara di sisi lain Pemerintah Aceh menginginkan seluruh pemrosesan dilakukan di darat melalui Onshore Processing Facility (OPF).

Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *