
loading…
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (kiri) sebut Ukraina Ukraina menang di medan perang, yang membuat Rusia semakin putus asa. Foto/president.gov.ua
Klaim bos NATO itu disampaikan ketika dia mengunjungi Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada hari Rabu. Rutte tiba di Kyiv hanya beberapa jam setelah Ukraina melancarkan serangan drone di kota Saint Petersburg, Rusia—tempat para pejabat dan tamu kehormatan berkumpul untuk forum ekonomi utama—dan sehari setelah serangan besar-besaran Rusia menewaskan 23 orang di seluruh Ukraina.
Baca Juga: Rusia Intensfikan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
“Kecerobohan Rusia bukanlah hal baru. Tetapi karena Ukraina terus berdiri teguh, berinovasi, dan meraih kemenangan di medan perang, Rusia semakin putus asa,” kata Rutte dalam konferensi pers bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv.
Dia menunjuk pada korban jiwa di pihak Rusia dan meningkatnya tekanan ekonomi, yang menurutnya membuat Moskow tertekan.
“Tragisnya, mereka tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Serangan terbaru di Kyiv dan di seluruh Ukraina memperjelas hal itu,” ujarnya, seperti dikutip dari France24, Kamis (4/6/2026).
Tak lama setelah Rutte berbicara, alarm serangan udara meraung-raung di seluruh Kyiv, memperingatkan kemungkinan serangan Rusia.
Serangan di Saint Petersburg adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan drone jarak jauh Ukraina, yang telah mengguncang Rusia.