
loading…
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto. Foto/Dok SindoNews
“Kalau kita menilai, (sektor) kesehatan Indonesia memang belum baik. Indikatornya belum baik dibanding negara-negara ASEAN. Mulai dari umur harapan hidup rendah. Angka kebutaan, angka kematian ibu dan bayi, itu kita masih tinggi semua,” ujar Slamet dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Minggu (17/5/2026).
Slamet mengatakan, komitmen pemerintah untuk sektor kesehatan belum optimal. Dia pun menyinggung anggaran kesehatan. “Paling nggak kalau nggak bisa 15 persen ya 10 persenlah dari APBN ,” tegasnya.
Baca Juga: Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Namun, Slamet menekankan, jika porsi anggaran 10 atau 15 persen itu sudah disetujui, alokasinya pun jangan sampai salah. “Misal dari 15 persen (sebanyak) 90 persen atau 60 persen untuk beli alat semua, jadi sama juga bohong. Jadi (seharusnya) anggarannya cukup, alokasinya juga benar. Pertama SDM dulu, setelah SDM baru yang lain,” jelasnya.