Pangkas Beban Fiskal, Konversi LPG ke CNG Digadang-gadang Bisa Hemat Rp137 Triliun



loading…

Menteri Bahlil mengklaim, cadangan devisa Indonesia bisa hemat seiring konversi LPG ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG). Foto/Dok

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengklaim, cadangan devisa Indonesia bisa hemat seiring konversi Liquefied Petroleum Gas ( LPG ) ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) . Hal ini lantaran pasokan sumber daya produk LPG bergantung impor.

“Dengan Indonesia memakai CNG, InsyaAllah kalau teknologinya sudah ada, itu mampu kita melakukan efisiensi devisa kurang lebih 130 triliun sampai 137 triliun,” ucap Bahlil di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).

Bahlil juga mengatakan konversi LPG ke CNG ini bakal berdampak pada beban fiskal. Sebab selama ini anggaran subsidi cukup banyak terserap untuk produk LPG. Konversi juga digadang-gadan bakal berkorelasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Bahlil Buka Opsi LPG 3 Kg Diganti CNG, Masuk Tahap Uji Coba

“Kami akan mengurangi beban rakyat karena dalam konteks pembelian sekarang kan per tabung itu LPG ada 18, 19, ada yang 20 (ribu rupiah) bahkan ada yang lebih,” kata dia.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *