
loading…
Menko Airlangga mengatakan, musim Haji disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Foto/Dok
Airlangga menjelaskan, bahwa pelemahan mata uang terhadap Dolar AS tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami berbagai negara. Bukan hanya faktor dinamika global, pemicunya juga disebut karena adanya peningkatan permintaan Dolar, terutama saat musim ibadah Haji.
“Terkait dengan rupiah itu berbagai negara memang mengalami pelemahan terhadap US Dollar, dan biasanya juga pada saat ibadah Haji demand terhadap dolar itu meningkat” ungkap Airlangga.
Baca Juga: Rupiah Ambruk ke Rp17.424 per Dolar AS, Sentimen Pertumbuhan Ekonomi Belum Terasa
Selain faktor musim Haji, ia juga menyoroti tekanan tambahan yang biasa terjadi pada kuartal kedua setiap tahun. Pada periode tersebut, kebutuhan dolar meningkat seiring dengan pembayaran dividen oleh perusahaan.