
loading…
Seagulling bikin seseorang susah move on. Foto: Psychology Today
Dikutip dari Psychology Today, istilah seagulling menggambarkan perilaku dalam hubungan yang bisa membuang waktu dan memicu kebingungan emosional. Seagulling adalah kondisi ketika seseorang tidak benar-benar tertarik secara romantis, tapi tetap berusaha “menjaga” orang tersebut agar tidak didekati orang lain.
Dengan kata lain, pola ini tidak ingin menjalin hubungan serius, tapi juga tidak rela orang yang ia dekati bersama orang lain. Istilah ini terinspirasi dari perilaku burung camar (seagull).
Baca Juga : 4 Penyebab Ghosting dalam Percintaan yang Mungkin Belum Kamu Tahu
Burung ini dikenal suka mengambil makanan meski tidak lapar, hanya agar tidak dimiliki oleh yang lain. Pola ini belakangan banyak dialami oleh generasi muda terutama gen Z.
Beberapa tanda mengalami fenomena seagulling di antaranya masih diajak jalan atau chatting tapi hubungan tidak pernah jelas, diberi harapan kecil agar tetap bertahan, dia terlihat “territorial” saat kamu dekat dengan orang lain, dan tidak ada progres menuju hubungan serius.
Ada beberapa alasan mengapa banyak orang melakukan fenomena ini, di antaranya:
– Ingin tetap mendapatkan perhatian atau kenyamanan
– Merasa memiliki kontrol atas orang lain
– Ego boost karena tahu kamu masih “available”
– Tidak siap kehilangan, tapi juga tidak mau berkomitmen