China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?



loading…

China tangkap dua pemimpin gereja bawah tanah. Foto/BBC

BEIJING – Sebuah gereja Protestan berpengaruh di China mengatakan dua pemimpinnya ditahan setelah lebih dari puluhan jemaat, termasuk anak-anak, dikumpulkan untuk diinterogasi.

Mereka sedang berada di tengah-tengah kebaktian Minggu di kota Jiangyou, barat daya China, ketika petugas polisi bersenjata menyerbu ruangan tempat mereka berada, kata Early Rain Covenant dalam sebuah pernyataan pada hari Senin.

Didirikan pada tahun 2008 di kota Chengdu, gereja ini telah lama berada dalam pengawasan Partai Komunis China mengingat betapa ketatnya pengendalian agama di wilayah tersebut.

Pendiri gereja, Wang Yi, ditahan dalam penggerebekan pada Desember 2018 dan menjalani hukuman penjara sembilan tahun karena “menghasut subversi kekuasaan negara” dan “operasi bisnis ilegal”.

Alasan penahanan dua pemimpinnya, Yan Hong dan Wu Wuqing, pada hari Minggu masih belum jelas, kata gereja dalam pernyataannya yang diunggah di Telegram. Pihak berwenang Tiongkok belum menanggapi pernyataan tersebut, atau memberikan komentar apa pun hingga saat ini.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *