
loading…
AS akui militernya belum siap untuk mengawal kapal-kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz dengan alasan sedang fokus menyerang Iran. Foto/Fox News
Komentar Wright muncul setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di lepas pantai Irak menewaskan sedikitnya satu orang, dan harga minyak sempat melonjak melewati USD100 per barel.
Baca Juga: Iran Sebut Pesawat KC-135 Amerika Ditembak Jatuh Sistem Rudal, Tepis Klaim AS
Sejak melancarkan perang terhadap Iran, Presiden AS Donald Trump telah berupaya menenangkan pasar dengan menawarkan pengawalan Angkatan Laut AS untuk kapal tanker minyak dan fasilitas reasuransi untuk perusahaan pelayaran—tetapi belum ada pengawalan yang dilakukan hingga saat ini.
“Itu akan terjadi relatif segera, tetapi tidak bisa terjadi sekarang. Kami sama sekali belum siap,” kata Wright kepada CNBC, yang dilansir Jumat (13/3/2026).
“Semua aset militer kami saat ini difokuskan untuk menghancurkan kemampuan ofensif Iran dan industri manufaktur yang memasok kemampuan ofensif mereka,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa sangat mungkin pengawalan semacam itu akan dilakukan pada akhir bulan ini.