1 dari 10 Mobil Terjual Buatan China



loading…

Mobil listrik BYD Seal di Berlin, Jerman. BYD menjadi simbol nyata bagaimana penetrasi otomotif China mulai mengakar kuat di jantung pertahanan industri otomotif Eropa. Foto: NYT

EROPA – Produsen otomotif China berhasil mencetak rekor sejarah dengan menguasai hampir 10 persen pasar mobil penumpang di Eropa bulan lalu, pencapaian yang menandai berakhirnya dominasi tradisional produsen lokal di tengah pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik dan hibrida.

Angka ini bukan sekadar statistik; tapi lonceng kematian bagi hegemoni otomotif Eropa yang selama ini dianggap tak tersentuh.

Secara data, pangsa pasar merek China di sektor mobil berlistrik (electrified car) Eropa melonjak drastis menjadi 16% pada Desember 2025.

Jika ditarik dalam satu tahun kalender penuh, pangsa mereka mencapai 11% pada 2025, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Logika pasar berbicara dengan gamblang: China menang karena mereka memegang kendali atas teknologi baterai, jantung dari kendaraan masa depan.
Perang Harga dan Survivalitas Industri
Kritik tajam kini mengarah pada ketidakmampuan produsen Eropa untuk bersaing dalam efisiensi harga.

Sebagai contoh, di Inggris, BYD Seal U DM-i (plug-in hybrid) dibanderol mulai dari £33.340 atau sekitar Rp680,1 juta.

Bandingkan dengan rival terdekatnya, Volkswagen Tiguan eHybrid Match, yang dijual seharga £42.840 atau mencapai Rp873,9 juta.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *