
loading…
Ilustrasi UEA dituding menjadi kuda troya Israel di dunia Arab. Foto/sindonews
Al-Tuwaijri berpendapat aliansi strategis UEA dengan Israel dimotivasi permusuhan yang telah lama ada terhadap Arab Saudi, kecemburuan atas kedudukan agama, geopolitik, dan ekonominya, dan upaya yang salah arah oleh Abu Dhabi untuk menegaskan dominasi regional. Ia menggambarkan kemitraan UEA-Israel sebagai pengkhianatan yang diperhitungkan terhadap persatuan Arab dan Islam.
Dia menyatakan Abu Dhabi telah “menyerahkan diri ke pelukan Zionisme,” percaya dengan melakukan itu akan membantunya mengimbangi Riyadh dan ibu kota Arab berpengaruh lainnya.
Artikel tersebut mengutip beberapa contoh di mana UEA telah berkolaborasi dengan Israel yang merugikan kepentingan Arab. Ini termasuk kerja sama militer dan intelijen langsung, dukungan untuk operasi Israel di Gaza, dan penggunaan pangkalan militer Emirat di Laut Merah dan Tanduk Afrika untuk memfasilitasi serangan Israel terhadap kelompok pejuang Palestina.
Satu dokumen UEA yang bocor dilaporkan mengungkapkan situs militer di Yaman, Eritrea, dan Somalia ditawarkan kepada Israel untuk operasi melawan rakyat Gaza.
Al-Tuwaijri menegaskan pengkhianatan UEA meluas melampaui aliansi Israel. Ia menguraikan intervensi Abu Dhabi yang mengacaukan seluruh wilayah, menuduhnya merusak persatuan dan kedaulatan di Yaman, Libya, Sudan, Tunisia, Mesir, dan Somalia.