Pengolahan Keekonomian Proyek Sampah Jadi Energi Menguntungkan



loading…

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai program pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) oleh Danantara sangat penting dan tepat waktunya. Kondisi Indonesia saat ini dikategorikan darurat sampah. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai program pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sangat penting dan tepat waktunya. Kondisi Indonesia saat ini telah dikategorikan darurat sampah dengan jumlah mencapai 56 juta ton per tahunnya.

Dari jumlah tersebut, hanya 40% yang mampu didaur ulang lagi, sedangkan 60% dibuang begitu saja di tempat pembuangan akhir (TPA). “Sebelumnya, program waste to energy sudah berjalan 12 tahun dengan wilayah proyek di Surabaya dan Solo, namun sulit berkembang karena dua faktor yaitu prosesnya rumit serta nilai keekonomian yang sulit,” ujar Eddy dikutip Kamis (27/11/2025).

Saat ini, dengan pengerjaan program waste to energy oleh Danantara justru menunjukkan tingginya peminat yang siap berkolaborasi. Bahkan, secara keekonomian jadi lebih ringan dan menguntungkan.

Baca juga: Prabowo Terbitkan Aturan Pengelolaan Sampah Jadi Energi Terbarukan

Dalam proyek waste to energy ini posisi Danantara perlu dilihat dari dua sisi yaitu pertama sebagai institusi penyeleksi pihak yang ingin bersinergi, lalu kedua adalah lembaga investor.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *