
loading…
Harapan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk meraih gelar juara dunia Red Bull Rookies Cup 2025 harus pupus / Foto: Ist
Meski demikian, dukungan penuh dari pengusaha Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 tak pernah surut. Gilang bahkan memboyong ayah Veda, Sudarmono, ke Italia untuk memberikan semangat langsung di lintasan pacuan kuda besi.
Kehadiran sang ayah menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Veda di final penentu musim. Sebagai brand ambassador MS Glow For Men, Veda Ega Pratama mengawali Race 1 Final Red Bull Rookies Cup 2025 dengan menjanjikan.
Veda memulai balapan dari posisi kedua, tepat di belakang rival terberatnya, Brian Uriarte. Veda berambisi memperpanjang persaingan hingga Race 2 untuk menjaga asa juara dunia. Namun, nasib berkata lain. Saat balapan menyisakan empat putaran, Veda terlibat insiden dengan pembalap Kirgizstan, Yaroslav Karpushin, di tikungan ke-14.
Kecelakaan itu membuat Veda terjatuh dan gagal menyelesaikan lomba. Dengan insiden ini, Brian Uriarte pun langsung dipastikan sebagai juara dunia.
Meski Veda harus mengakhiri musim di peringkat ketiga klasemen dengan 170 poin, performa pembalap berusia 16 tahun ini tetap impresif. Ia berhasil menorehkan beberapa podium penting, termasuk dua kali finis kedua di Austria dan kemenangan bersejarah di Mugello.
Meski gagal menjadi juara dunia, peluang Veda untuk naik ke kelas Moto3 masih terbuka lebar. Biasanya, dua pembalap teratas dari Rookies Cup mendapat kesempatan promosi, namun performa konsisten Veda telah menarik perhatian banyak pihak.