
loading…
Lonjakan penjualan mobil listrik membuat pasar otomotif Eropa kembali tumbuh, sementara merek-merek China terus memperbesar pangsa pasarnya. Foto: BYD
Data European Automobile Manufacturers’ Association (ACEA) menunjukkan total registrasi mobil baru di Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara European Free Trade Association (EFTA) mencapai 1.152.523 unit pada Mei 2026.
Angka tersebut naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sepanjang Januari-Mei 2026, registrasi kendaraan juga meningkat 4,5 persen dibanding lima bulan pertama 2025.
Kendaraan Listrik Menjadi Motor Pertumbuhan
ACEA menyebut kendaraan elektrifikasi masih menjadi pendorong utama pasar. Penjualan Battery Electric Vehicle (BEV) naik 39,1 persen, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) meningkat 13,2 persen, sedangkan mobil hybrid bertambah 8,2 persen.
Ketiga jenis kendaraan itu kini menyumbang lebih dari dua pertiga seluruh registrasi mobil baru selama Mei.
Dalam keterangannya, ACEA mengatakan pasar masih ditopang oleh tingginya minat konsumen terhadap berbagai teknologi elektrifikasi di negara-negara utama Eropa.
“Pasar terus memperoleh manfaat dari permintaan konsumen yang kuat terhadap berbagai teknologi elektrifikasi di pasar-pasar utama Eropa. Kondisi ini didukung insentif pajak baru maupun yang diperbarui, serta berbagai program stimulus kendaraan ramah lingkungan,” tulis ACEA.
Sebaliknya, kendaraan bermesin pembakaran internal mengalami penurunan tajam. Penjualan mobil bensin maupun diesel sama-sama turun sekitar 19 persen.
Merek China Terus Menambah Pangsa Pasar
Perubahan preferensi konsumen juga mengubah peta persaingan industri otomotif Eropa.