
loading…
Toyota Indonesia memperkuat posisinya dalam rantai pasok global dengan investasi Rp1,3 triliun untuk melokalisasi produksi sel baterai kendaraan hibrida. Foto: TMMIN
Uang sebesar itu bukan untuk membangun diler baru. Tujuannya lebih dalam: memproduksi sel baterai di Karawang.
Toyota menggandeng pemain nomor satu dunia, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL). Fokusnya adalah melokalisasi produksi baterai untuk kendaraan hibrida (Hybrid Electric Vehicle/HEV).
Selama ini, komponen sel dan modul baterai masih banyak didatangkan dari luar negeri. Nanti tidak lagi. SDM Indonesia yang akan merakitnya langsung di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang.
“Kerja sama ini memperdalam lokalisasi baterai sel dan modul. Kita ingin mengurangi ketergantungan impor,” kata Nandi Julyanto, Presiden Direktur TMMIN.