
Audi Nuvolari Supercar. FOTO/ CARSCOOPS
Dengan tenaga hampir 1.000 HP, teknologi yang terinspirasi Formula 1, dan produksi terbatas sebanyak 499 unit, Nuvolari bukan hanya penerus spiritual R8, tetapi juga simbol arah baru Audi di era performa tinggi dan elektrifikasi.
Dikembangkan berdasarkan filosofi “Radical Next”, Audi Nuvolari adalah model produksi pertama yang menampilkan bahasa desain baru Audi yang sebelumnya telah dipratinjau dengan Concept C.
Menurut CEO Audi, Gernot Döllner, model ini adalah “pernyataan yang jelas tentang masa depan Audi”, yang menggabungkan desain luar biasa dengan inovasi teknologi terbaru.
Di balik konfigurasi mesin tengah terdapat mesin V8 twin-turbo 4.0 liter yang juga digunakan pada Lamborghini Temerario.
Mesin ini menghasilkan 789 HP dan torsi 730 Nm, dan dapat berputar hingga 10.000 rpm, dipadukan dengan tiga motor listrik fluks aksial, masing-masing menghasilkan 148 HP.
Dua motor listrik terletak di poros depan untuk mengontrol sistem penggerak semua roda dan vektor torsi, sementara motor lain dipasang di antara mesin dan transmisi.
Daya disuplai oleh baterai 7,3 kWh, hampir dua kali ukuran unit yang digunakan pada Temerario.
Output gabungan dari seluruh sistem adalah 987 hp, menjadikan Nuvolari sebagai Audi produksi paling bertenaga yang pernah dibuat.
Akselerasi dari 0-100 km/jam hanya membutuhkan 2,6 detik, sedangkan 0-200 km/jam dicapai dalam 6,8 detik sebelum mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 350 km/jam.