
loading…
Audi Menghadapi Tekanan Ganda. Foto/ Daily
Menurut laporan Reuters tertanggal 5 Mei 2026, Kepala Keuangan Audi, Juergen Rittersberger, mengatakan bahwa setiap peningkatan tarif akan memberikan tekanan signifikan pada perusahaan, meskipun keputusan akhir belum diumumkan oleh pemerintah AS.
Presiden AS Donald Trump dilaporkan mengancam akan menaikkan tarif impor kendaraan dari Uni Eropa hingga 25 persen. Langkah ini dikatakan karena ketidakpuasan terhadap kepatuhan terhadap perjanjian perdagangan sebelumnya antara AS dan Uni Eropa.
Saat ini, tarif yang berlaku adalah 15 persen, yang telah berdampak finansial besar pada grup Volkswagen, dengan perkiraan biaya sekitar 4 miliar euro (RM20,2 miliar) per tahun.
Salah satu faktor utama yang membuat Audi lebih rentan adalah kurangnya fasilitas produksi sendiri di Amerika Serikat. Saat ini, Audi sepenuhnya bergantung pada impor dari Eropa dan Meksiko untuk memenuhi permintaan pasar.
Ini berarti bahwa setiap kenaikan tarif akan terus meningkatkan harga jual atau mengikis margin keuntungan perusahaan.