
loading…
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik. Foto/ Daily
Studi ini diterbitkan oleh IEEE dan dikembangkan oleh para peneliti dari Universitas Teknologi Chalmers
Menurut para peneliti, mereka mengembangkan algoritma pengisian daya yang “sadar kesehatan” yang mampu mengidentifikasi kesehatan baterai dan menyesuaikan proses pengisian daya sesuai dengan kondisi baterai saat ini.
Sistem ini dapat “mempelajari” kondisi baterai seiring bertambahnya usia, termasuk mendeteksi tanda-tanda awal penurunan kinerja. Berdasarkan data tersebut, algoritma akan menyesuaikan laju tegangan pengisian daya untuk mengurangi tekanan pada sel baterai.
Dalam simulasi yang dilakukan, baterai yang menggunakan sistem AI mampu bertahan hingga 703 siklus pengisian daya sebelum kapasitasnya turun di bawah 80 persen.
Sebagai perbandingan, baterai yang menggunakan metode pengisian daya konvensional hanya mampu mencapai sekitar 572 siklus.
Menariknya, waktu pengisian daya hampir tidak berubah. Metode konvensional mencatat waktu pengisian daya sekitar 24,15 menit, sedangkan sistem AI membutuhkan waktu 24,12 menit.
Studi tersebut juga menyatakan bahwa sistem AI tidak memerlukan sensor tambahan khusus untuk memantau baterai.