
loading…
Puluhan peserta dari berbagai daerah tampil percaya diri menampilkan karya terbaik mereka. Dari dapur, layar, hingga panggung fashion, semua jadi wadah unjuk gigi potensi anak bangsa.
Asisten Deputi Bina Kepemudaan Badan Usaha dan Swasta Kemenpora RI, Muhamad Adsan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar lomba. Melainkan juga wadah pembentukan karakter dan ajang pencarian sosok muda yang mampu menginspirasi perubahan.
“Penilaian Lomba Film Kreatif dan Lomba Kuliner ini adalah ruang nyata bagi anak muda Indonesia untuk menunjukkan kreativitas yang bernilai, berdaya saing, dan berdampak sosial. Dari sini kita ingin lahir pemuda-pemudi yang berani tampil, berjiwa kepemimpinan, dan mampu membawa gagasan baru bagi masyarakat,” ujar Adsan.
Sektor kuliner jadi salah satu sorotan. Menurut Adsan, dapur bukan cuma soal makan, tapi bisa jadi ruang lahirnya inovasi, peluang ekonomi, bahkan diplomasi budaya.
“Kreativitas kuliner mencerminkan identitas daerah dan karakter bangsa. Kami ingin generasi muda melihat bahwa dari dapur pun bisa lahir inovasi, peluang ekonomi, bahkan diplomasi budaya,” tambahnya.
Dewan juri pada kompetisi ini terdiri dari tiga tokoh kuliner nasional, yakni Chef Ari Wibowo (Chef Profesional), Nurul Annisa Safitri (Finalis MasterChef Indonesia Season 10), dan Sari Nurmayani (CEO PT Agritama Sinergi Inovasi). Penilaian meliputi teknik memasak, cita rasa, penyajian, serta narasi sejarah dari setiap hidangan yang disajikan.