
loading…
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama pengurus DPP Partai Golkar. Foto/Dok SindoNews
“Suka tidak suka, ini menguntungkan bagi Golkar . Per hari ini nyaris tidak ada ketua umum partai politik di luar Pak Prabowo Subianto yang setiap hari dinyanyikan dan dilagukan, kecuali Pak MBG, Mas Bahlil Ganteng,” ucap Adi di DPD Partai Golkar Jakarta, Senin (1/6/2026).
Adi menduga, awalnya lagu tersebut muncul sebagai bentuk sindiran atau satire terhadap kinerja Bahlil. Namun, Bahlil maupun Golkar, ia anggap mampu mengembalikan situasi terhadap lagu tersebut menjadi promosi politik yang menguntungkan.
Menurutnya, jika Golkar mampu mengelola fenomena ini dengan baik, hal tersebut bisa menjadi modal baik untuk kontestasi pemilu 2029. “Tentu, kalau ini bisa dikapitalisasi oleh kawan-kawan Golkar. Hunting menuju 2029 , bukan tidak mungkin, bukan hanya di Jakarta yang bertambah, tapi ditempat-tempat lain ini akan memberikan peluang politik bagi Golkar,” ucapnya.
Baca Juga: Gara-gara Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’, Rafathar Jadi Ngefans sama Bahlil