
loading…
Pengurus PASTI Indonesia bersilaturahmi dengan Kepala STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Eko Rudi Sudarto, Senin (20/4/2026). Foto/Dok. SindoNews
Optimisme terhadap Korps Bhayangkara disampaikan Wakil Direktur PASTI Indonesia Lutfi S solissa usai bersilaturahmi dengan Kepala STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Eko Rudi Sudarto. Ia memberi contoh kasus mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro yang terlibat narkoba menampar Institusi Polri secara nyata.
”Bukan hanya di level perwira menengah, kejahatan melibatkan perwira tinggi Polri pun sudah berulang kali terjadi. Sebut saja mantan Kadiv Propam Irjen Ferdi Sambo dalam kasus pembunuhan dan mantan Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa di kasus narkoba,” kata Lutfi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (22/04/2026). Baca juga: Mahasiswa STIK PTIK Lemdiklat Polri Angkatan 83 Pengabdian Masyarakat ke Aceh
Hal ini membuktikan bagaimana STIK-PTIK memegang peranan penting untuk mencetak para perwira pertama dan menengah yang nantinya akan menjadi perwira tinggi. ”Lembaga pendidikan ini harus benar-benar menanamkan pondasi agar para alumnusnya selain telah dibekali pengetahuan yang mumpuni, namun juga tak memiliki mental tempe yang mudah tergiur oleh materi, fasilitas ataupun lainnya,” ujarnya.
Para alumnus STIK-PTIK saat menjadi pimpinan juga diharapkan menjadi jembatan kebijakan Kapolri terhadap para anggota di bawahnya. Alumnus STIK-PTIK harus berani bertindak tegas atas semua pelanggaran dilakukan oleh oknum Polri.