Jenderal Purnawirawan TNI Beri Masukan ke Menhan soal Misi Perdamaian di Lebanon hingga Selat Hormuz



loading…

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah Jenderal purnawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026). Foto/Jonathan Simanjuntak

JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan sejumlah Jenderal Purnawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, para purnawirawan memberikan sejumlah masukan, mulai dari misi perdamaian di Lebanon hingga perkembangan geopolitik di Selat Hormuz.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, salah satu sorotan utama adalah evaluasi terhadap keterlibatan pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon.

Baca juga: Menhan Kumpulkan Purnawirawan Jenderal TNI mulai Agum Gumelar, hingga Wiranto, Ada Apa?

“Terkait dengan perkembangan pasukan perdamaian yang ada di, khususnya di Lebanon. Itu termasuk menjadi masukan-masukan dari para senior supaya evaluasi ke depannya bagaimana,” ujar Rico kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).

Selain itu, para Jenderal purnawirawan juga menyinggung dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk situasi di Selat Hormuz. Meski tidak merinci secara detail, Rico menyebut hal tersebut menjadi perhatian dalam diskusi.

“Maupun perkembangan geopolitik yang ada di Selat Hormuz. Itu menjadi bahan-bahan masukan dari para purnawirawan,” ujarnya.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *