Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957



loading…

La Ode Safiul Akbar resmi menjadi kandidat pertama yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua umum (caketum) dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957. Foto: Ist

JAKARTA – Bursa pemilihan Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 kian menghangat. Atas desakan dan aspirasi kuat dari Pengurus Daerah Kolektif (PDK) di berbagai wilayah, La Ode Safiul Akbar resmi menjadi kandidat pertama yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon ketua umum (caketum) dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957.

Ketua Tim Pemenangan La Ode Safiul Akbar, H Zainuddin atau akrab disapa Bang Odink menyatakan langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab memenuhi harapan kader di daerah. “Atas dasar desakan yang begitu kuat dari PDK di daerah, Bung La Ode dengan segala kerendahan hati dan keberanian memantapkan diri untuk mendaftar pertama sebagai Caketum pada Mubes V,” ujar Bang Odink, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga: Gema Kosgoro Usulkan RM Margono Pahlawan Nasional

Langkah maju La Ode diyakini membawa angin segar dan kekuatan penuh bagi internal organisasi. Dukungan dari tokoh senior sekaligus Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menjadi sinyal kuat bahwa pencalonan La Ode telah direstui oleh para petinggi partai Beringin.

Tim pemenangan tengah menjadwalkan pertemuan khusus antara La Ode Safiul Akbar dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia untuk menyelaraskan visi dan misi Kosgoro 1957 ke depan.

“Caketum Kosgoro La Ode akan melaporkan langsung kepada Ketum Bahlil Lahadalia dikarenakan dukungan dari PDK yang membeludak,” ucapnya.

Jika diberi amanah memimpin Kosgoro 1957, La Ode berkomitmen langsung bergerak cepat. Menurut Bang Odink, fokus utama La Ode adalah menghidupkan pilar ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput dan mempererat konsolidasi organisasi.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *