
loading…
Saat menjalani program hamil, pria juga harus diperiksa kesuburannya. Foto: Conceivio
Dokter spesialis kandungan dr. Fajar Alam menegaskan bahwa pemeriksaan kesuburan pada suami, termasuk tes sperma, sangat penting dilakukan karena faktor pria menyumbang sekitar 40-50 persen kasus infertilitas .
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau spesialis kandungan sekaligus influencer kesehatan, dr. Fajar Alam mengatakan bahwa sabgat penting bagi pasangan untuk menyadari bahwa tanggung jawab pemeriksaan kesuburan harus dibagi secara adil. Hal itu diungkapkan oleh dirinya dalam unggahan video di akun instagramnya.
Baca Juga : 10-15 Persen Pasangan Usia Subur Alami Infertilitas, Wamenkes Dante Buka Suara
Ia menyebut bahwa suami juga harus diperiksa kesuburannya jika belum memiliki anak selama satu tahun. Padahal upaya berhubungan sudah sering dilakukan.
“Kapan suami wajib diperiksa kesuburannya? Jangan hanya periksa istri aja ya. Suami juga harus diperiksa kesuburannya apabila sudah satu tahun menikah, tapi belum juga hamil. Tanpa KB, tapi juga belum hamil,” kata dr. Fajar Alam, dikutip Jumat (19/6/2026).
Hal itu dikarenakan faktor kesuburan pria memiliki kontribusi yang cukup signifikan. Apalagi, urusan faktor subur atau tidaknya laki-laki menyumbang 40 sampai 50 persen kasus infertilitas dalam masalah infertilitas Mengabaikan kondisi kesehatan reproduksi suami justru dapat menghambat penanganan masalah yang sebenarnya bisa diidentifikasi sejak dini.