
loading…
Keberlanjutan sanggar seni tidak hanya bergantung pada kualitas karya, tetapi juga kemampuan mengelola organisasi secara profesional.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program Sanggar Bakti BCA yang resmi dimulai pada Senin, 20 Juli 2026. Program ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi komunitas seni pertunjukan di Indonesia, mulai dari keterbatasan pendanaan, minimnya kapasitas pengelolaan organisasi, hingga terbatasnya akses terhadap pendampingan dan jejaring pengembangan.
Citra Art Studio terpilih sebagai sanggar pertama yang mengikuti program pendampingan jangka menengah tersebut. Pembinaan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas artistik dan pertunjukan, tetapi juga penguatan organisasi, pengelolaan kegiatan, dokumentasi karya, serta pengembangan sumber daya manusia.
Melalui pendampingan tersebut, sanggar diharapkan dapat tumbuh lebih profesional, mandiri, dan berkelanjutan.
Citra Art Studio merupakan komunitas seni tari dan musik yang didirikan oleh Armen Suwandi dan Siti Suryani pada 2006. Sanggar ini mengembangkan beragam jenis kesenian, mulai dari tari tradisional Nusantara, tari kontemporer, hingga berbagai karya kreasi.
Komunitas tersebut juga aktif mengikuti beragam pertunjukan dan festival musik maupun tari, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya mereka mengembangkan sekaligus melestarikan seni budaya Indonesia.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn berharap pendampingan dapat memperkuat peran sanggar sebagai ruang pelestarian dan pengembangan budaya. Sanggar juga diharapkan terus melahirkan karya serta membuka kesempatan belajar bagi generasi muda.