
loading…
Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono. Foto/Niko Prayoga.
Ia mengatakan Indonesia masih bisa melakukan pencegahan asalkan memiliki respon yang cepat terhadap kabar munculnya virus tersebut. Mengingat ancaman potensial virus Hanta untuk menyebar bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.
“Oh, pasti (memiliki potensi mencegah) asal kita mempunyai respon yang cepat. Seringkali orang bilang, owh Belanda masih jauh, owh itu kejadian di sana. Ya kan? Artinya kita nggak pernah bahwa ada potential threat yang bisa mengancam siapa pun dan di mana pun,” kata Pandu saat diwawancarai di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Ia menyebut bentuk pencegahan bisa dilakukan dengan mengamankan serta mensterilkan seluruh transportasi dan fasilitas publik dari hewan-hewan yang kemungkinan bisa menularkan virus Hanta.