
loading…
Peserta Cahaya Muda Indonesia asal Sarolangun, Agil Sulthon. Foto/Mei Sada.
JAKARTA – Peserta Cahaya Muda Indonesia asal Sarolangun, Agil Sulthon, mengaku tak menyangka bisa melangkah hingga babak empat besar dalam ajang Cahaya Muda Indonesia (CMI). Menjelang Grand Final, ia memilih fokus memperbaiki diri berdasarkan evaluasi dari para juri.
Ia mengatakan, setiap kritik yang diberikan juri pada babak eliminasi sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting untuk tampil lebih baik.
Baca juga: 125 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Jadi Dai di Tengah Masyarakat
“Alhamdulillah sekarang sudah empat besar. Tentu nggak nyangka dan deg-degan juga, karena ini satu langkah lagi menuju Grand Final,” ujar Sulthon.
“Saya mengamati masukan-masukan atau kritikan dari juri di eliminasi sebelumnya dan saya jadikan itu perbaikan untuk eliminasi kali ini,” tambahnya.