
loading…
SIG menghadirkan inovasi beton cepat kering sebagai solusi percepatan perbaikan jalan. FOTO/dok.SindoNews
“SpeedCrete tidak hanya menawarkan kecepatan pengerjaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen SIG untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang mampu meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional,” ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni seperti dikutip, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: Tembus Pasar Eropa, SIG Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Prancis
Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) fase II tahun 2019, kerugian ekonomi akibat kemacetan di kawasan Jabodetabek mencapai sekitar Rp100 triliun per tahun. Selain menimbulkan kerugian ekonomi, kemacetan juga berdampak pada peningkatan polusi udara dari sektor transportasi.
Salah satu penyebab kemacetan di perkotaan adalah proses perbaikan jalan yang memerlukan waktu lama. Metode konvensional umumnya membutuhkan waktu pengerjaan hingga satu sampai dua pekan sehingga berdampak pada arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Melalui teknologi rapid setting, SpeedCrete memungkinkan beton mencapai kekuatan awal dan siap digunakan hanya dalam beberapa jam setelah pengecoran. Produk ini memiliki fleksibilitas waktu setting mulai dari tiga hingga 12 jam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek dan tingkat kepadatan lalu lintas.