SIG Buka Peluang Kolaborasi Global di INTERCEM Asia 2026



loading…

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan ajang INTERCEM Asia 2026 untuk memperluas kolaborasi global. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memanfaatkan ajang INTERCEM Asia 2026 untuk memperluas kolaborasi global dalam pengembangan inovasi bahan bangunan berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi perusahaan menuju bisnis yang lebih berorientasi pelanggan dan bernilai tambah tinggi.

“Industri bahan bangunan di Indonesia memiliki ekosistem sangat besar, di mana industri semen baru berkontribusi sekitar 11 persen dari total biaya material konstruksi bangunan dan masih terdapat 89 persen potensi dari bahan bangunan lainnya yang bisa digarap,” ujar Wakil Direktur Utama SIG, Andriano Hosny Panangian dalam keterangan pers, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Investasi Rp1,4 Triliun, SIG Siapkan Fasilitas Ekspor 1 Juta Ton Semen

Dalam konferensi bertajuk “Leading Sustainable Building Solution for a Resilient Future” di rangkaian INTERCEM Asia 2026, SIG menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi produk derivatif guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor konstruksi.

Menurut Andriano, SIG memiliki keunggulan dari sisi jaringan distribusi dan operasional yang luas, sehingga mampu menjangkau pasar domestik hingga regional. Hal ini menjadi modal utama bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis bahan bangunan yang lebih customer-centric dan berbasis nilai tambah.

Selain inovasi produk, SIG juga memperkuat efisiensi operasional melalui prinsip keberlanjutan. Perusahaan mengoptimalkan digitalisasi serta memperluas kolaborasi dalam rantai pasok, termasuk pemanfaatan bahan bakar alternatif seperti biomassa, refuse-derived fuel (RDF), dan limbah industri, serta pengembangan energi terbarukan melalui panel surya dan teknologi waste heat recovery.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *