
loading…
Welcoming Awardee Penerima Beasiswa Sobat Bumi yang diselenggarakan secara hybrid di Pertamina Arena Jakarta, Kamis (2/10). FOTO/dok.SindoNews
Program DEB SoBI dirancang tidak hanya untuk mendukung transisi energi, tetapi juga menggerakkan sektor produktif seperti pertanian, wisata, UMKM, peternakan, hingga sanitasi. Energi terbarukan yang diproduksi mencapai 100.524 kWh per tahun dari panel surya dan 7.344 meter kubik dari biogas. Selain itu, program ini berdampak positif bagi 2.678 penerima manfaat dan menekan emisi karbon hingga 120.008 kgCO₂eq per tahun.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Inisiasi Desa Energi Berdikari di Desa Besakih
Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyebut antusiasme generasi muda juga menjadi penopang utama keberhasilan program. “Lebih dari 20 ribu mahasiswa mendaftar Beasiswa Sobat Bumi 2025. Artinya, semakin banyak generasi yang sadar pentingnya menjadi agen pembangunan berkelanjutan melalui green initiative,” ujar dia dalam acara Welcoming Awardee Penerima Beasiswa Sobat Bumi, dikutip Jumat (3/10).
Sebagai bagian dari program beasiswa tersebut, para penerima diwajibkan melaksanakan aksi nyata lewat Aksi Sobat Bumi (Aksi SoBI). Tahun ini, mereka menanam 6.460 bibit pohon mangrove dan daratan, memungut 921 kilogram sampah, serta mengembangkan ketahanan pangan melalui 204 instalasi budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang melibatkan lebih dari 12 ribu bibit lele dan 5.123 benih sayur.
Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono, menekankan bahwa energi bukan hanya urusan bisnis, tetapi juga masa depan lingkungan. “Manfaatkan beasiswa ini sebagai kesempatan emas untuk berprestasi dan memberi kebermanfaatan positif bagi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Pemerintah Rancang Proyek PLTS Skala Besar, Tiap Desa Bakal Terpasang 1 MW