
loading…
Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir. FOTO/dok.SindoNews
“Kalau implementasi biomassa mencapai 10 juta ton per tahun di pembangkit, nilai ekonominya bisa mencapai Rp11 triliun. Reduksi emisinya sekitar 12 juta ton CO2 dan potensi tenaga kerja yang tercipta bisa mencapai 150 ribu orang dalam tiga sampai empat tahun,” ujar Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir dalam keterangan pers, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: PLN EPI Gandeng Sorbu Agro Energi Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo
Menurut Hokkop, biomassa menjadi salah satu solusi transisi energi yang dapat diterapkan dengan cepat melalui skema co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Skema ini memungkinkan penggantian sebagian batu bara dengan bahan bakar berbasis limbah organik.
Ia menegaskan, bioenergi tidak dimaksudkan untuk menggantikan energi fosil secara total dalam waktu singkat, melainkan sebagai solusi bertahap untuk menurunkan emisi tanpa mengganggu keandalan pasokan listrik nasional.