Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut



loading…

Kelas menengah Indonesia mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir karena menghadapi berbagai tekanan. Karyawan berjalan saat jam pulang kantor di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan pertumbuhan jumlah orang super kaya tercepat di dunia dalam lima tahun ke depan. Di sisi lain, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan ekonomi melalui berbagai program untuk memperkuat kelas menengah dan mengurangi ketimpangan pendapatan.

“Arahan bapak presiden kita sekarang mendorong perbaikan koefisien gini. Jadi program itu yang kita coba dan kita akselerasi dengan beberapa program unggulan Pak Presiden,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, dikutip pada Sabtu (11/7/2026).

Airlangga mengatakan pemerintah memprioritaskan perbaikan koefisien gini sebagai indikator pemerataan ekonomi. Menurut dia, kebijakan pemerintah tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok berpendapatan menengah, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan melalui berbagai program perlindungan sosial.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah adalah memperpanjang penyaluran bantuan pangan beras selama tiga bulan, yakni untuk periode Juli hingga September 2026. Program tersebut ditujukan untuk menjaga kebutuhan pangan masyarakat pada kelompok desil empat ke bawah sekaligus menopang daya beli rumah tangga.



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *