
loading…
Kedatangan petinggi negara, seperti Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan jajaran pimpinan Danantara di gedung BEI merupakan sinyal dukungan bagi pasar modal Indonesia. Foto/Dok
Dalam kunjungannya ke BEI, hasil diskusi menyoroti beberapa langkah konkret untuk menarik dan meyakinkan investor global agar tetap masuk ke bursa, sekaligus berupaya menjaga kepercayaan dan pertumbuhan investor ritel lokal. Langkah ini dinilai substansial dalam menghadapi tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Kedatangan petinggi negara dan jajaran pimpinan Danantara di gedung BEI merupakan sinyal dukungan bagi pasar modal Indonesia . GREAT Institute menilai kunjungan ini sebagai sinyal kehadiran negara dan penguatan koordinasi kelembagaan di tengah tekanan pasar. Penilaian ini sekaligus menafikan hingar-bingar yang menyatakan bahwa pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh kunjungan ini.
Baca Juga: Dasco dan Bos Danantara Sidak ke BEI saat IHSG Terpuruk, Ini Hasilnya
Kunjungan tersebut dimulai sekitar pukul 10:27 WIB, sementara tekanan di pasar saham sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi hari. IHSG dibuka di kisaran 6.599, sempat turun ke sekitar 6.565 pada menit-menit awal, sebelum sempat berbalik tipis ke zona hijau. Pada penutupan perdagangan, IHSG berakhir di level 6.370, turun 3,46% dari hari sebelumnya.
https://www.youtube.com/watch?v=b7Y7lIzNU
Peneliti Ekonomi GREAT Institute, Ani Asriyah menegaskan, bahwa mengaitkan pelemahan IHSG dengan kedatangan Sufmi Dasco Ahmad adalah pembacaan yang keliru secara temporal maupun analitis.