
loading…
Saudi Aramco kembali melakukan pengiriman minyak mentah dari terminal Ras Tanura di Teluk Arab setelah hampir empat bulan terhenti. FOTO/Reuters
Kembalinya aktivitas ekspor dari pelabuhan minyak terbesar dunia itu menandai mulai pulihnya distribusi energi global di tengah meredanya ketegangan geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
“Dua kapal tanker raksasa Very Large Crude Carrier (VLCC) milik Bahri terlihat memuat minyak mentah di Ras Tanura, sementara satu kapal lainnya sedang menuju terminal dan satu VLCC lain menunggu di sekitar pelabuhan,” demikian data pelayaran yang dirilis Jumat dikutip dari Reuters, Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga: Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Masing-masing VLCC memiliki kapasitas angkut hingga 2 juta barel minyak. Saudi Aramco menjadi salah satu produsen utama Teluk yang terakhir kembali melanjutkan ekspor dari kawasan Teluk Arab setelah jalur Hormuz sempat terganggu akibat konflik regional.