
loading…
Iran mulai menjajaki kembali penjualan minyak mentah ke Jepang. FOTO/Reuters
Dikutip dari Reuters, sejumlah sumber Iran dan Barat mengatakan pembicaraan awal antara pejabat Iran dan perusahaan Jepang telah dimulai untuk membahas kemungkinan pembelian minyak mentah Iran, yang akan menjadi impor pertama Jepang dari negara tersebut sejak 2019.
Baca Juga: Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Menurut sumber tersebut, pengecualian sanksi dari Amerika Serikat diterbitkan pada 22 Juni 2026 sebagai bagian dari pembicaraan damai selama 60 hari antara Teheran dan Washington. Relaksasi itu dijadwalkan berakhir pada 21 Agustus 2026.
Dua sumber Iran menyebut sedikitnya tiga calon pembeli dari Jepang mulai mempelajari kemungkinan pembelian minyak Iran. Namun, mereka masih menunggu kepastian mengenai durasi pengecualian sanksi mengingat waktu pengiriman minyak dari Iran ke Jepang memerlukan periode yang cukup panjang.
Pejabat senior pemerintah Iran mengatakan setiap transaksi minyak dengan Jepang akan membutuhkan perpanjangan masa berlaku pengecualian sanksi dari Amerika Serikat. Minyak tersebut direncanakan dimuat dari Pulau Kharg, terminal ekspor utama Iran, menggunakan kapal tanker yang dioperasikan perusahaan Jepang.