
loading…
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) menunjukkan komitmen kuat dalam pemenuhan kewajiban kepada nasabah. FOTO/dok.SindoNews
“Pembayaran klaim lebih dari Rp22,5 triliun sejak berdiri ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan hak-hak pemegang polis terpenuhi sesuai ketentuan,” ujar Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, di Jakarta, Selasa (14/10).
Kinerja positif tersebut juga terlihat dalam perolehan premi konsolidasi perusahaan sepanjang kuartal III-2025. Periode Januari hingga September 2025, IFG Life membukukan pendapatan premi sebesar Rp3,74 triliun.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,5 persen atau senilai Rp165 miliar, melampaui pertumbuhan premi industri asuransi jiwa nasional yang tercatat 3,6 persen pada semester I 2025, berdasarkan data AAJI.
Baca Juga: IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayarkan Klaim Rp10,6 Triliun di 2024
Meskipun terdapat kerugian setelah pajak sebesar Rp119 miliar pada periode yang sama, secara keseluruhan IFG Life tetap mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan membukukan laba komprehensif sebesar Rp465,4 miliar.
Lebih lanjut, fundamental keuangan IFG Life tercatat jauh di atas ambang batas ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan mencatat ekuitas sebesar Rp5,96 triliun, yang mana jauh di atas batas ekuitas minimum yang diwajibkan OJK untuk perusahaan asuransi jiwa komersial, yaitu Rp500 miliar pada tahun 2026 dan Rp1 triliun pada 2028.