
loading…
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menekankan, bahwa Indonesia memiliki daya tahan dalam menghadapi ancaman krisis ekonomi maupun moneter global. Foto/Dok
Perry merujuk, pada kondisi ekonomi pada triwulan pertama 2026, yang membukukan pertumbuhan sebesar 5,61% atau melampaui capaian periode sebelumnya yang hanya berada di kisaran 5,1%.
BI juga menitikberatkan soal kenaikan pertumbuhan tersebut didukung oleh stabilitas harga di dalam negeri yang tetap terkendali. Inflasi pada bulan terakhir dilaporkan berada di angka 2,4%, sebuah indikator positif yang menunjukkan bahwa bauran kebijakan moneter dan fiskal berjalan sesuai dengan target sasaran pemerintah.
Baca Juga: Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Perry juga menegaskan, bahwa keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas ini merupakan buah dari komitmen berkelanjutan dalam membangun kekuatan ekonomi dari dalam.