
loading…
Presiden Donald Trump klaim Iran setuju menyerahkan uranium yang diperkaya kepada AS. Foto/White House
Amerika Serikat sebelumnya mengancam akan melanjutkan serangan udara terhadap Republik Islam Iran dan mempertahankan blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhannya jika Teheran menolak untuk menerima kesepakatan untuk menyelesaikan konflik yang pecah pada 28 Februari.
Baca Juga: AS Ancam Perang Lagi dengan Iran: Infrastruktur dan Listrik Bakal Dibom!
“Mereka telah setuju untuk menyerahkan debu nuklir kepada kita,” katanya, merujuk pada persediaan uranium yang diperkaya yang menurut Amerika Serikat dapat digunakan untuk membangun senjata nuklir.
Trump bersikeras bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus secara permanen melarang republik Islam tersebut untuk memperoleh senjata nuklir.
“Ada peluang yang sangat baik kita akan membuat kesepakatan dengan Teheran,” kata Trump pada hari Kamis, sebagaimana dikutip dari AFP, Jumat (17/4/2026).
Trump menambahkan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk pergi ke Pakistan untuk menandatangani perjanjian damai.
Trump melancarkan perang dengan mengeklaim bahwa Teheran sedang bergegas menyelesaikan bom atom, sebuah pernyataan yang tidak didukung oleh badan pengawas nuklir PBB, IAEA.