Pasukan Khusus AS Ditangkap karena Bertaruh dan Menang Rp7 Miliar dalam Penculikan Maduro



loading…

FBI tangkap tentara pasukan khusus AS karena gunakan informasi rahasia negara untuk menangkan taruhan dalam penculikan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro. Foto/News24

WASHINGTON – Seorang tentara pasukan khusus Amerika Serikat (AS) ditangkap Biro Investigasi Federal (FBI) pada hari Kamis. Musababnya, dia menggunakan informasi rahasia untuk bertaruh dan memenangkan USD409.000 (lebih dari Rp7 miliar) dalam penggerebekan AS pada Januari untuk menculik Presiden Venezuela saat itu, Nicolas Maduro.

Otoritas federal mengatakan bahwa tentara bernama Gannon Ken Van Dyke itu berataruh sekitar USD33.034 pada operasi Maduro dan menghasilkan sekitar USD409.000 dari taruhan yang ditempatkannya pada penggerebekan tersebut. Demikian rincian dakwaan yang telah dibuka.

Baca Juga: Pasukan Khusus Delta Force Culik Maduro, Menlu AS Klaim Bukan Tindakan Perang

Otoritas tersebut mengatakan Van Dyke memiliki informasi orang dalam tentang penggerebekan tersebut karena dia berpartisipasi dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi militer AS untuk menangkap Maduro.

Menurut dakwaan tersebut, “Van Dyke didakwa dengan penggunaan informasi pemerintah rahasia secara tidak sah untuk keuntungan pribadi, pencurian informasi pemerintah nonpublik, penipuan komoditas, penipuan kawat, dan melakukan transaksi moneter yang melanggar hukum.”

“Dakwaan tersebut muncul dari dugaan skema di mana Van Dyke menggunakan informasi rahasia yang sensitif untuk bertaruh di Polymarket,” kata jaksa AS untuk Distrik Selatan New York dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Jumat (24/4/2026).



You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *